Garap Perempuan Disabilitas , Kakek Bau Tanah Terancam 9 Tahun Penjara

Merangin , informasikita.com– Hanya karena mengaku kesepian semenjak menduda selama 20 tahun lalu,Kakek Bau Tanah berinisial AS (58), warga Pulau Rayo Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kab.Merangin, Harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya pelaku tak berkutik saat digelandang ke Polres Merangin oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Merangin pada Minggu (21/04) sekira pukul 15.00 Wib.

karena sebelumnya pelaku telah melakukan perbuatan Cabul terhadap korban N (24) yang merupakan seorang perempuan dengan gangguan disabilitas intelektual atau gangguan mental.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban sedang menonton panjat pinang, di kebun sayur kelurahan Dusun Bangko, tiba tiba korban di panggil oleh pelaku dan diajak ke rumah kosong, korban yang mengalami gangguan mental menurut dan mengikuti ajakan pelaku.

Sesampainya di rumah kosong, korban di suruh melepaskan celana yang kenakannya, pelaku yang sudah di rasuki nafsu bejadnya ,langsung melancarkan aksinya tersebut, tetapi sebaik-baik rencana yang telah disiapkan pelaku akhirnya perbuatan pelaku diketahui oleh warga, yang mana pada saat itu warga mendapati pelaku dan korban dalam kondisi telanjang ,beruntung warga yang memergoki aksi pelaku tidak menghakimi, warga yang geram langsung membawa pelaku ke polres Merangin.

Kepada Penyidik Tersangka mengaku sudah 2 kali melakukan perbuatan cabul terhadap korban, aksi pertama kalinya di lakukan pelaku sebelum bulan puasa tahun 2024 dan dilakukan disemak-semak dekat rumah kosong, sedangkan yang kedua kalinya yakni pada saat Tersangka diketahui aksinya oleh warga.

“Betul, untuk tersangka sendiri sudah kita amankan di Polres Merangin berikut barang bukti, dan saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan secara intensive yang mana nantinya keterangan tersangka akan kita persesuaikan dengan keterangan para saksi dan ahli”. Ungkap Merangin AKBP Ruri Roberto. Selasa (23/04).

Menurut Kapolres Merangin,Tersangka merupakan pria paruh baya yang sudah 20 tahun lebih menduda, dimana berdasarkan keterangan Tersangka bahwa yang bersangkutan nekat melakukan aksi bejatnya karena tergoda oleh korban yang diketahui mempunyai gangguan mental.

“Tersangka mengakui bahwa dirinya nekat melakukan aksi bejatnya karena tergoda oleh korban yang diketahui mempunyai gangguan mental,Tersangka sendiri akan dikenakan Pasal 286 KUHP atau Pasal 290 ayat (1) KUHP Tentang Barangsiapa bersetubuh dengan serang wanita yang bukan istrinya, padahal diketahuinya bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya atau barangsiapa melakukan perbuatan cabul dengan seseorang, padahal ia tahu bahwa orang itu pingsan atau tidak berdaya, dengan ancaman 9 Tahun Penjara.” ujar Kapolres .

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours