Cegah Kenakalan Remaja Dan Getor , Forkopimda Sepakat Ambil Sikap Tegas Dan Pendekatan Komprehensif

Sarolangun,informasikita.com- Fenomena geng motor,yang di rasakan mulai menganggu ketertiban umum,Dan memicu tindak kriminalitas,Maka Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama unsur TNI, Polri, instansi terkait, dan perwakilan masyarakat menggelar pertemuan , guna membahas dan mengambil langkah strategis  dalam penanganan geng motor (getor).
Dalam pemaparan Kapolres Sarolangun AKBP  Wendy Oktariansyah metnegaskan bahwa fenomena kelompok remaja, yang sering disebut geng motor bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan pergeseran perilaku yang perlu ditangani serius.
” Kita melihat fenomena saat ini jika para remaja sudah Kelompok ,yang beranggotakan pemuda berusia 15 hingga 25 tahun, ini tercatat berkumpul, beraktivitas, memutar musik hingga larut malam, terindikasi terlibat penyalahgunaan narkoba, membawa senjata tajam, mengganggu ketenteraman masyarakat, bahkan berpotensi memicu tawuran dan perkelahian. Beberapa kejadian sempat terjadi dan tersebar luas di wilayah Kabupaten Sarolangun, antara lain di Desa Siput dan sekitarnya.” Ungkap Kapolres.
Pemerintah dan aparat penegak hukum menegaskan sikap tegas,tidak ada ruang dan tempat bagi geng motor, serta tindakan premanisme di wilayah ini.
” Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, tegas, dan tanpa pandang bulu terhadap setiap pelanggaran yang membahayakan nyawa, keamanan, dan fasilitas umum.”tegas Kapolres.
Namun demikian, disadari bahwa penindakan hukum saja tidak cukup. Sebagian besar pelaku masih berusia muda dan berada dalam tahap pencarian jati diri, sehingga pendekatan harus bersifat menyeluruh dan komprehensif. Langkah yang disiapkan.
Pembinaan dan bimbingan positif: Mengalihkan energi pemuda ke kegiatan yang bermanfaat, seperti olahraga, seni, dan pengembangan kreativitas.
 Pencegahan sejak dini: Menggandeng peran orang tua, pendidik, tokoh agama, dan masyarakat untuk memantau serta membimbing generasi muda agar tidak terjerumus ke hal negatif.
 Penanganan sosial dan kesejahteraan: Memperhatikan aspek ekonomi dan sosial, termasuk kerja sama dengan instansi terkait demi dukungan yang tepat bagi pemuda.
 Koordinasi yang erat: Sinergi penuh antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum persatuan langkah dan persepsi yang sama dalam menangani masalah ini demi melindungi masa muda dan menjaga keamanan Kabupaten .
Reporter Fuady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *