Sarolangun ,informasikita.com— Personel Koramil 420-03/Pauh, Kodim 0420/Sarko, bersama masyarakat bergerak melakukan ground check dan penanganan sejumlah titik panas (hotspot) yang terdeteksi berdasarkan informasi BMKG di wilayah Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan titik panas yang terpantau.
Berdasarkan hasil pemantauan dan pengecekan, sejumlah titik tersebar di Desa Pematang Kabau, Kelurahan Pauh, Desa Danau Serdang, Desa Karang Mendapo, Desa Mandiangin Tuo, Desa Mandiangin, Desa Rangkiling Simpang, Desa Simpang Kertopati, Desa Bukit Peranginan, Desa Guruh Baru, hingga Desa Sungai Butang.
Dalam penanganan di lapangan, 10 personel TNI dan sekitar 20 masyarakat terlibat langsung. Personel menggunakan 10 unit kendaraan roda dua milik Babinsa untuk menjangkau lokasi, serta memanfaatkan tangki semprot air milik warga, satu unit alkon kecil, dan tiga gulung selang untuk mendukung proses pemadaman.
Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan pengumpulan data dan dokumentasi, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi agar turut mencegah terjadinya kebakaran kembali.
Hasil pengecekan menunjukkan api di titik-titik yang masih menyala berhasil dipadamkan.
Dari pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±9 hektare, dengan jenis lahan mineral dan merupakan lahan milik masyarakat. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui.
Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses penanganan, antara lain kondisi akses jalan yang sulit dilalui dan tertutup semak belukar serta jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi hotspot.
Koramil 420-03/Pauh terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah tersebut.
Reporter Wan
