Sajak sajak Yanto bule Bab Tujuh Peradaban

oleh -207 Dilihat

Ini bab tujuh menuju peradaban
Semangatnya penuh warna merah
Tinta ini jadi penyaksi
Setiap peradaban beriringan dengan selisih waktu nan tipis

Kotaku merangkak menua
Sayang jejaknya mulai pudar
Entah karena warna sungai Batang Tembesi mulai keruh
Ataukah anak negerinya yang mulai angkuh

Batang asai jadi penghulu
Arusnya masih menderas hingga ke ulu
Raja berganti terus menerus
Kebijakan licik makin menjadi

Bukan soal roh jadi penyemangat badan
Tapi ,moral,ilmu,iman dan amal jadi taruhan
Tujuh tonggak menoreh sejarah
Jika nafsi nafsu terus menggerus hati
Jiwa tertekan mudah mati

Ini gerakan mahasiswa Sarolangun
Kawah candradimuka para pemikir muda
Penyelaras mendekap kemajuan
Semangatnya tak tergoyah bujukan

Oooo …tanah pilih sepucuk adat serumpun pseko,bumi para pejuang
Mari merapatlah,Suara bedil pak Lingam menggelegar tanda negeri bahaya
Buanglah sauh di ujung cik minah

Rapatkan barisan
Gerakan pemikiran
Tumbangkan kesombongan
Pemimpin keji
Doakan mati

Sanggar imaji, 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.