Jalan Tambang Emas-Desa Rasau Rawan Aksi Cabul Jalanan, Siswi SMA Jadi korban

Merangin- Aksi cabul sudah menyasar di jalanan, Hal ini terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 06.30 wib, di jalan tambang emas menuju desa rasau kecamatan Renah Pamenang, korbannya kali ini di alami oleh Civa siswa SMAN 12 Merangin,yang berangkat sekolah dari rumah.
Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor, saat sampai di simpang menuju desa rasau,tepatnya di tikungan simpang tiga antara desa tambang emas,Meranti dan desa rasau ada loding ram,tiba tiba muncul pelaku cabul dengan sepeda motor jenis secopy warna hitam,pelaku mengunakan baju hitam dan mengunakan masker hijau dan celana training.
Tiba tiba kendaraan korban di Pepet pelaku, karena korban merasa tidak kenal lalu memacu kendaraannya,tetapi oleh pelaku di kejar dan saat sudah dekat di samping korban,tiba tiba tangan pelaku langsung mengeluarkan kelaminnya ke pada korban.
Korban yang takut,langsung menggeber motornya ,tak lama ada sepeda motor lain yang berlainan arah dengan korban,saat itu korban melihat pelaku menghentikan laju sepeda motornya.
” Kejadiannya pagi saat saya berangkat sekolah, kebetulan jalanan saat itu masih sepi,tiba tiba pelaku mengunakan sepeda motor berusaha sejajar dengan kendaraan saya, dan saat itulah pelaku langsung mengeluarkan kelaminnya,saya sangat takut dan berusaha menggeber motor sampai hampir terjatuh” ungkap Civa.
Sementara itu Atik ibu rumah tangga,oe nah juga menjadi korban aksi cabul jalanan di ujung desa Rasau menuju desa pinang merah,saat itu pelaku mengunakan sepeda motor Supra memakai topi dan celana pendek, berusaha mendekati laju kendaraan korban dan saat dekat pelaku juga mengeluarkan kelaminnya.
” Saya kaget dan sangat takut dengan peristiwa itu,dan saya sudah tidak berani lewat di jalan itu jika sendirian,karena pelaku sangat dekat dengan kendaraan saya saat beraksi,semoga saja pelaku bisa ketahuan siapa orangnya ” ujar Atik.
Dari kejadian tersebut,membuat pengendara khususnya ibu ibu dan anak anak sekolah merasa sangat ketakutan, jika di biarkan maka akan banyak korban cabul jalanan yang jadi korban,dan di minta aparat keamanan bisa turun mengantisipasi kejadian serupa.
Reporter Bule

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *