Klaim Sepihak Warga Selango Terkait Jalan Rusak Parah,Ini Penjelasan Kades

 

Merangin,informasikita.com – Beredarnya pemberitaan terkait jalan desa Selango kecamatan Pamenang selatan,Yang di narasikan hancur lebur, Dan di tulis tidak berdasarkan fakta,banyak di bantah warga desa Selango sendiri.
Jalan yang di klaim bahwa setelah di lakukan perkerasan mengalami kerusakan parah, Padahal sudah di ajukan rabat beton,narasi tersebut di nilai banyak warga sangat menyesatkan dan tidak berdasar.
Seperti yang di sampaikan oleh Anhar kades Selango, bahwa berita tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.
” Saya sebagai kepala desa sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Merangin yang sudah memperbaiki jalan kami,Dan saya tidak sepakat dengan pemberitaan tersebut, setelah perbaikan jalan di lakukan pemerintah Merangin, banyak kendaraan besar ,yang membawa alat berat keluar dari desa Selango, tentu ini menjadi salah satu faktor jalan menjadi labil kembali” ungkap Anhar.(2/9).
Bahkan sebelum di lakukan perkerasan jalan, Warga membentuk panitia untuk membantu menyediakan material dari sungai desa Selango yang di kenal memiliki matrial cukup baik.
” Sebagai bentuk dukungan kami atas perbaikan jalan desa kami, Warga sepakat membentuk panitia untuk menyediakan material,dan menentukan titik jalan yang rusak dan berpotensi sulit di lalui saat musim hujan, mereka menunggui alat dinas PU bekerja sampai selesai kok” ujarnya lagi.
Di akuinya ,ada tiga titik jalan yang sulit di tangani pihak desa jika saat hujan, Tapi dengan perkerasan yang di lakukan dinas PU, jalan sepanjang lebih dari 6 km hingga desa Tanjung Benuang,saat ini kondisinya sangat baik.
” Saya  sendiri dan perangkat desa yang menentukan  tiga titik lokasi perkerasan, bahkan melihat langsung matrial yang banyak kami hampar di jalan untuk di gilas alat, wajar saja kalau setelah hujan debu yang ada di jalan jadi lumpur, tapi setelah hujan jalan jadi terbentuk sangat bagus , mana yang di bilang hancur lebur” ucapnya lagi.
Jika jalan hancur lebur, maka sudah pasti warga tidak bisa lewat jalan yang di viralkan, sementara banyak warga setiap hari mengantar hasil kebun seperti kelapa sawit untuk di jual,ke luar desa.
” Terlalu berlebih-lebihan kalau di bilang jalannya hancur lebur,lah ini warga setiap hari bawa hasil kebun untuk di jual ke luar desa dengan aman,mari kita dukung pemerintah yang membangun desa kami,jangan di lebih lebihkan lah,” tegasnya.
Sementara itu Anang salah satu warga desa Selango, mengatakan bahwa perkerasan jalan sudah di lakukan, dan masyarakat tidak ada yang complain dan kecewa,malah sebaliknya merasa berterima kasih,sebab tanjakan yang di viralkan sebenarnya jalanya sudah bagus.
” Wajar saja habis hujan terus orang itu melintas,bekas ban  kendaraan sudah banyak melintas, siangnya hari pasan jalan jadi keras dan tidak ada kendala, mana yang di bilang  warga kecewa,kami sangat berterima kasih lah ,selama ini kami menempuh jalan cukup kesulitan,sekarang sudah bagus kami merasa di perhatikan pemerintah ” ucapnya singkat.
Hal senada di sampaikan Darmin,salah satu sopir truk warga desa Selango,yang mengaku bahwa tiap hari dirinya keluar membawa pasir, bahkan dengan perbaikan jalan yang di lakukan ,membuat dirinya tidak lagi takut terguling kendaraan nya.
” Jalan sudah bagus di perbaiki pemerintah, kami sangat bersyukur, mana jalan yang katanya hancur, kami masih bisa melintas setiap hari,bahkan jalan yang berbatas dengan Sarolangun saja di bantu di perbaiki dinas PU, sudahlah kami warga tidak ada yang kecewa dengan perbaikan jalan ini,maju terus pemerintah Merangin ”ujar Darmin.
Reporter Wan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *