Merangin– Tak ada kata terlambat untuk belajar dan memperbaiki diri. Semangat inilah yang terlihat dalam kegiatan pendidikan aksara ,bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko.
Sebanyak 31 warga binaan mengikuti kegiatan pembelajaran ,yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama Lapas Kelas IIB Bangko ,dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ADS Tunas Mulia. Pembelajaran diberikan oleh Sartika, S.Pd., Gr., yang membimbing warga binaan ,dalam mengenal aksara serta mengembangkan kemampuan dasar literasi.
Bagi sebagian orang, membaca dan menulis mungkin merupakan hal yang biasa dilakukan sehari-hari. Namun, bagi warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan tersebut, kesempatan belajar ini menjadi langkah penting, untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kepercayaan diri.
Melalui pembelajaran yang diberikan, warga binaan didorong untuk mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan mengenal huruf, membaca, dan menulis, tetapi juga menumbuhkan motivasi agar warga binaan terus belajar tanpa merasa rendah diri terhadap keterbatasan yang dimiliki.
“Kerja sama dengan PKBM ADS Tunas Mulia ,menjadi salah satu upaya Lapas Bangko ,dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan. Pendidikan di dalam lapas diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat, ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.” Ungkap Syaikoni kalapas kelas IIB Bangko.
Lapas Bangko terus mendorong pelaksanaan pembinaan ,yang memberikan kesempatan kepada setiap warga binaan untuk berkembang. Sebab, masa menjalani pidana bukan berarti berhenti belajar, melainkan dapat menjadi kesempatan untuk membangun kemampuan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan.
” Jeruji besi bukan penghalang bagi warga binaan untuk mendapatkan hak pendidikan” tegasnya
Reporter Wan
